Ilma: Iuran Peserta JKN-KIS yang Sehat Bantu Biaya Operasi Putra Saya

Penulis : Humas Dibaca : 600 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 17 May 2019 08:47:00

Singaraja, Jamkesnews - Ilma Wiryanti (50), seorang guru biologi di salah satu Sekolah Menengah Atas  di kota Singaraja. merasa sangat terpukul ketika putranya Muhammad Rifqi Pambudi (23) harus menjalani serangkaian tindakan operasi pengangkatan batu di saluran empedunya.

Ia pun menceritakan kisah putranya saat menjalani operasi di salah satu rumah sakit.

"Awalnya putra saya mengeluh perutnya sangat sakit, langsung saya periksakan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat putra saya terdaftar. Begitu dilakukan pemeriksaan dokter langsung merujuk putra saya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit karena menurut dokter kondisinya sudah cukup parah,” jelas ibu berparas ayu ini.

Ilma begitu sapaannya, melanjutkan ceritanya saat putranya memperoleh serangkaian tindakan medis di rumah sakit

“Sampai di rumah sakit, dilakukan serangkaian pemeriksaan salah satunya USG. Dan hasil pemeriksaan tersebut ditemukan ada batu di saluran empedu sehingga harus segera diangkat," ujarnya.

Tanggal 20 April 2019  yang lalu akhirnya dilakukan operasi pengangkatan batu di saluran empedu putra ibu Ilma.

"Setelah operasi selesai, kembali dilakukan USG namun cairan empedu tetap tidak bisa mengalir, dokter kembali melakukan pemeriksaan sampai akhirnya ditemukan tumor di usus halus putra saya dan harus diangkat pula. Namun mengingat kondisi putra saya saat itu kurang stabil, maka operasi pengangkatan tumor akan dijadwalkan kembali setelah kondisi putra saya memungkinkan untuk dilakukan operasi,” ungkapnya saat ditemuai tim Jamkesnews pada Kamis (16/05)

Ia juga mengatakan seluruh biaya dari operasi dan pelayanan kesehatan yang diperoleh putranya dijamin sepenuhnya oleh JKN-KIS. Ia pun merasa sangat terbantu dengan adanya program pemerintah ini.

“Jika saya hitung-hitung semua biaya operasi dan pelayanan kesehatan putra saya mungkin sudah mencapai  jutaan rupiah, beruntung putra saya telah menjadi peserta JKN-KIS sehingga semua biaya terjamin tanpa iur biaya satu rupiahpun. Kini putra saya sedang mempersiapkan diri untuk dilakukan operasi pengangkatan tumor di usus halusnya dan tentunya menggunakan jaminan kesehatan dari program JKN-KIS,” jelas guru yang terkenal ramah, cerdas dan bijaksana ini.

Ia pun berharap agar program JKN-KIS ini tetap ada dan semakin meningkatkan kualitas layanannya.

“Disinilah letak prinsip gotong royong dari program JKN-KIS, iuran peserta lain yang sehatlah yang membantu biaya operasi pengangkatan batu empedu  putra saya. Saya telah merasakan manfaat besar dan sangat terbantu oleh iuran peserta JKN-KIS yang sehat. Harapan saya dari progam JKN-KIS ini, semoga program ini tetap ada dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat karena banyak masyarakat yang tertolong dari program JKN-KIS ini, dan semoga BPJS Kesehatan bersama-sama dengan seluruh fasilitas kesehatan selalu meningkatkan layanan menjadi lebih baik lagi,” harapnya sambil menunjukkan kartu JKN-KIS. (ay/dh)


File :