470 Kabupaten/Kota Telah Integrasikan Jamkesda ke JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 250 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 06 Sep 2017 13:33:20
JAKARTA (05/09/2017): Untuk mewujudkan universal health coverage yang ditargetkan paling lambat 1 Januari 2019 mendatang, diperlukan dukungan dari seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengintegrasikan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) masing-masing wilayahnya ke program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sebagai salah satu tulang punggung JKN-KIS, Pemda diharapkan mampu mengoptimalkan perannya dalam pelaksanaan program JKN-KIS

“Kami berharap, progress integrasi Jamkesda ke JKN-KIS semakin meningkat. Berdasarkan data per 1 September 2017, dari 514 kab/kota di Indonesia, terdapat 470 kabupaten/kota yang telah mengintegrasikan Jamkesda-nya ke dalam program JKN-KIS, dengan total jumlah peserta mencapai 17.827.490 jiwa. Sisanya sebanyak 44 kabupaten/kota belum terintegrasi, dengan keterangan 9 kabupaten/kota memiliki Jamkesda namun belum terintegrasi, dan 35 kabupaten/kota belum memiliki Jamkesda,” jelas Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris usai menghadiri pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Selasa (05/09).

Ia menambahkan, selain itu Pemda juga diminta untuk memperluas akses pendaftaran bagi masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS sebagaimana yang telah dilakukan salah satu Pemerintah Daerah Provinsi dengan membuka kanal pendaftaran peserta JKN-KIS melalui Kantor Kelurahan.

“Pemda perlu memberikan kemudahan bagi masyarakatnya dalam mendaftar menjadi peserta JKN-KIS. Terbukanya akses pendaftaran peserta JKN-KIS seluas-luasnya tentu akan mempercepat tercapainya universal health coverage dan membantu sustainibilitas finansial JKN-KIS. Lebih jauh lagi, Pemda juga harus mampu menjadi promotor pola hidup sehat kepada masyarakat setempat, karena sustainibilitas program JKN-KIS sangat bergantung kepada iuran peserta yang sehat untuk membayar biaya pelayanan kesehatan peserta yang sakit,” kata Fachmi.

File :