Berobat Kian Praktis dengan KIS Digital

Penulis : Humas Dibaca : 309 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 06 Jun 2018 00:00:00
Gresik (06/06/2018) - Menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setiap penduduk Indonesia. Hal tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS. Namun sebenarnya kewajiban menjadi peserta JKN-KIS bukanlah satu satunya alasan masyarakat Indonesia berbondong-bondong mendaftar. Mendapatkan kepastian jaminan kesehatan merupakan alasan lain yang juga utama hingga membuat banyak masyarakat mendaftar JKN-KIS.

Hal ini sama seperti yang dialami oleh Laurencia Sembiring. HR Manager PT Mulya Grand Manufacture Gresik tersebut mengakui bahwa pelayanan yang terus membaik dari BPJS Kesehatan selaku penyelenggara JKN-KIS dan kebutuhan pegawai akan jaminan pelayanan kesehatan membuat tempatnya bekerja mendaftarkan seluruh karyawan beserta anggota keluarganya ke program  JKN-KIS.

“Eksekusi pengaduan dan penanganan keluhan dari peserta, sekarang sudah cepat terselesaikan dan sangat informatif,” kata Laurencia.

Selain itu menurutnya sekarang peserta JKN-KIS telah dimanjakan dengan adanya Mobile JKN yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan yang sangat memudahkan peserta dengan berbagai macam fitur yang disediakan.

“Fitur yang ada di Mobile JKN sangat mempermudah peserta, misalnya untuk meng-update data kepesertaan, mengubah faskes bahkan bisa dilakukan untuk screening kesehatan, ini semua tentu saja sangat bermanfaat," tutur alumnus Universitas Brawijaya tersebut.

Mobile JKN tidak hanya mempermudah pekerjaan Laurencia sebagai HR Manager, namun dirinya juga memiliki pengalaman berharga dengan adanya Mobile JKN. Dirinya menceritakan bahwa KIS Digital yang ada di Mobile JKN sangat berguna khususnya di kondisi yang tidak terduga.

Ia pernah membawa anaknya ke IGD Rumah Sakit karena tidak sadarkan diri akibat panas tinggi yang telah dideritanya selama 3 hari. Dalam keadaan panik tersebut, dirinya lupa untuk membawa Kartu Indonesia Sehat (KIS) milik anaknya. Namun demikian anaknya dapat tetap dijamin oleh JKN-KIS setelah Laurencia menunjukan KIS Digital yang ada di Mobile JKN.

“Kala panik seperti itu, kadang dompet saja kita lupa untuk membawanya tetapi kalau handphone saya rasa tidak akan tertinggal, jadi dengan adanya KIS Digital di aplikasi Mobile JKN yang ada di handphone, kita tidak perlu lagi bingung apabila sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan,” kata wanita yang tinggal di Surabaya tersebut.

Pengalaman tersebut membuat Laurencia tidak ragu untuk mempromosikan Mobile JKN.

“Dengan manfaat Mobile JKN yang banyak, saya tidak ragu untuk mensosialisasikan Mobile JKN kepada para karyawan saya,” tutup Laurencia.

File :