Rujukan Online Kurangi Antrian, Pelayanan Kesehatan Lebih Optimal

Penulis : Humas Dibaca : 1453 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 10 Oct 2018 12:46:15

Bone (10/10/2018) - Sejak diimplementasikan pada tanggal 15 agustus 2018 rujukan online mendapat banyak penilaian positif dari fasilitas kesehatan maupun pasien yang sedang mengakses pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama maupun lanjutan. Penilaian positif tersebut tidak terlepas dari adanya kemudahan-kemudahan yang dirasakan sebagai dampak positif atas berlakunya rujukan online. Hal tersebut ditemui pada saat petugas BPJS Kesehatan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Hapsah, Senin (08/10)

 

Dari sisi pelayanan administrasi kesehatan, Direktur Rumah Sakit Hapsah Melda Sakkirang menyampaikan bahwa dengan berlakunya rujukan online, koordinasi antar fasilitas kesehatan menjadi lebih mudah, selain itu pelayanan administrasi menjadi lebih sederhana dimana pasien hanya perlu menunjukkan kartu JKN-KIS mereka maka petugas di rumah sakit sudah dapat menerbitkan eligibilitas peserta sebagai persyaratan bahwa peserta tersebut telah dijamin oleh BPJS Kesehatan.

 

“Kami tentu sangat mendukung inovasi-inovasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan apalagi yang berbasis IT, tentunya inovasi tersebut muncul sebagai respon atas kebutuhan yang terjadi di lapangan, dan selama ini inovasi-inovasi tersebut sangat membantu kami sebagai provider dalam memberikan pelayanan di rumah sakit,” lanjut Melda

 

Selain diciptakan untuk memudahkan fasilitas kesehatan sistem rujukan online berjenjang juga diharapkan dapat memberikan manfaat terhadap pelayanan pasien, misalnya rujukan berdasarkan letak geografis antara alamat pasien dengan rumah sakit, Pemberian rujukan berdasarkan pertimbangan ketersediaan dokter spesialis serta sarana dan alat kesehatan yang dibutuhkan pada pengobatan pasien.

 

Berdasarkan pengakuan salah satu pasien poliklinik rawat jalan bernama Anwar, ia menyatakan bahwa sejak berlakunya rujukan online jumlah antrian di rumah sakit menjadi jauh lebih sedikit daripada biasanya.

 

“Dulunya kami harus antre berjam-jam agar bisa mendapat pelayanan dokter, setelah ketemu dokter kami diperiksa sebentar kemudian sudah selesai, mungkin karena banyak pasien lain yang masih menunggu antrean, tapi kalau sekarang waktu konsultasi dengan dokter sedikit lebih panjang sehingga kami merasa pelayanan yang diberikan oleh dokter di rumah sakit semakin optimal dan kami harapkan ini dapat berdampak pada percepatan proses penyembuhan pasien,” ungkap Anwar.


File :