Sahroni, Abang Tukang Becak Yang Merasakan Manfaat JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 180 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 02 Feb 2019 00:00:00

Tembilahan (02/02/2019) -  Sahroni (46) adalah seorang lelaki paruh baya yang kesehariannya bekerja sebagai tukang becak. Ia merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen PBI Jaminan Kesehatan.

 

Dirinya mengaku sangat terbantu dengan adanya JKN-KIS ini mengingat penghasilannya yang tidak menentu sebagai tukang becak sering membuatnya was-was jika suatu saat ia atau keluarganya jatuh sakit. Namun dengan menjadi peserta JKN-KIS dirinya merasa tenang apabila suatu saat memerlukan pengobatan di fasilitas kesehatan.

 

Beberapa waktu lalu Sahroni merasakan sakit di beberapa bagian tubuhnya. Ia kemudian berangkat ke Puskesmas untuk memeriksakan dirinya. Dan ternyata ia didiagnosa menderita kolesterol dan asam urat. Namun untunglah penanganan yang baik di Puskesmas membuat sakit yang dirasakannya membaik.

 

“Saya awalnya sakit pada tengkuk bagian belakang dan berobat ke Puskesmas, langsung ditangani dengan cepat dan diberi obat, semuanya tanpa dipungut biaya sedikit pun, dokter pun berkata agar saya melakukan pola hidup sehat dengan mengurangi makanan yang berlemak dan bersantan. Setelah meminum obat dengan rutin sesuai anjuran dokter, sakit yang saya rasakan berkurang,” ujar Sahroni.

 

Sahroni melanjutkan kisahnya dan kali ini tentang anaknya yang sempat memanfaatkan kartu JKN-KIS karena sakit. "Anak saya juga sempat terkena muntaber dan dilarikan ke Puskesmas. Alhamdulillah sembuh tanpa harus dirujuk atau dirawat inap di rumah sakit. Selama ini saya dan keluarga setiap berobat ke Puskesmas juga tidak bayar apa-apa, hanya menunjukkan kartu JKN-KIS itu,” tambah Sahroni.

 

Berkaca pada pengalamannya Sahroni menghimbau masyarakat. “Saya berpesan agar semua masyarakat Indonesia menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan rutin berolahraga. Bagi masyarakat yang belum mendaftar sebagai peserta JKN-KIS untuk segera mendaftar agar program yang sangat bermanfaat ini bisa terus berjalan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik dan tidak perlu pusing memikirkan biayanya,” ungkapnya.

 

Dirinya pun merasa sangat puas dengan pelayanan yang didapat ketika menggunakan Kartu JKN-KIS di Fasilitas kesehatan. Perawat yang bertugas ramah-ramah, dan sama sekali tidak membeda-bedakan dengan peserta umum lainnya.

 

“Saya sangat berharap ke depannya program JKN-KIS dapat terus berjalan lancar seperti saat sekarang. Pelayanannya bagus dan tidak perlu pusing memikirkan biaya berobat. Sangat bermanfaat sekali dan masyarakat yang lemah bisa terbantu dengan adanya program JKN-KIS ini,” tutup Sahroni. (aw/ds)



File :