Tidak Perlu Jual Rumah Untuk Berobat Karena Ada JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 415 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 23 Apr 2019 15:23:49

 

Asahan - Rina Agustina (42) adalah seorang ibu rumah tangga peserta JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN. Dirinya dijumpai tim Jamkesnews di Kantor Kepala Desa Sei Apung Jaya pada Senin (01/04) lalu saat mengunjungi Mobile Customer Service (MCS) untuk meng-update data kepesertaan anaknya. Dan akhirnya tanpa ragu, Rina pu  menceritakan pengalamannya ketika mengurus pengobatan anaknya yang berbulan-bulan secara rutin memanfaatkan JKN-KIS.

 

Pada Agustus 2018 lalu, anak pertamanya yang duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar mengalami gangguan di telinganya.

 

“Sepulang sekolah anak saya bilang telinganya sakit. Malamnya dia susah tidur karena tidak bisa berbaring ke arah kanan dan kiri dan mengeluh kupingnya terasa sakit,” tutur wanita berkacamata tersebut.

 

Esok paginya, ia dan suaminya yang seorang nelayan memutuskan untuk membawa anaknya  ke Puskesmas Sei Apung Jaya dan langsung dirujuk ke dokter spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) di RSUD H. Abdul Manan Simatupang.

 

“Setelah dicek di rumah sakit, ternyata ada pembengkakan dan infeksi di telinga anak saya. Anak saya ditetesi obat dan dibersihkan telinganya. Selama empat bulan, sampai bulan Desember 2018 tahun lalu, kami rutin bolak balik ke RS tiap minggu untuk perawatan anak saya ini. Selama itu, saya tidak merasa terbebani. Selain karena pelayanannya baik dan tidak berbelit-belit, semua biaya berobat anak kami ini ternyata sudah ditanggung JKN-KIS. Kalau harus pakai uang sendiri, ya mungkin kami harus jual rumah beserta semua isinya. Kami masyarakat tidak mampu, untuk makan saja susah, aplagi untuk biaya pengobatan yang berbulan-bulan ini,” kenang warga Dusun 4, Desa Sei Apung Jaya, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan tersebut.

 

Ia dan sang suami benar-benar sangat bersyukur dengan kehadiran program JKN-KIS ini dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah mendaftarkan dirinya menjadi peserta JKN-KIS

 

Harapannya program JKN-KIS dapat terus berjalan. Dan untuk mendapatkan haknya, peserta JKN-KIS harus mau melaksanakan kewajibannya membayar iuran serta mengikuti prosedur yang berlaku. (hf/ss)



File :