Operasi Penyumbatan Ginjal Ridho Dicover JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 4129 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 07 May 2019 10:06:00

Lebak – Kusdayah (36), ibu rumah tangga asal Lingkungan Cimesir RT03/18, MC Timur, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak merasa beruntung ikut kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Ia bisa mendapatkan pelayanan operasi untuk anaknya tanpa harus mengeluarkan biaya di rumah sakit karena dijamin program JKN-KIS.

 

Menurut Kusdayah, putranya yang berusia 18 bulan mengalami penyumbatan dan pembengkakan di bagian ginjal sejak usia 14 bulan. Saat itu anaknya, Ridho, langsung dibawa ke RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung dan kemudian dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan yang lebih intensif.

 

"Bersyukur sekali pada tanggal 23 Januari 2019 Ridho akhirnya dioperasi di RSCM,” kata Kusdayah saat ditemui Tim Jamkesnews di kediamannya, Kamis (25/4).

 

Menurutnya, sejak Januari 2019 sampai sekarang anaknya sudah menjalani empat kali operasi pemasangan selang. "Semoga ini operasi yang terakhir untuk Ridho, dan semoga Ridho dapat kembali sehat seperti anak-anak lainnya," ujar Kusdayah.

 

Beruntung Kusdayah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, ia mengaku bersyukur dengan adanya program tersebut karena tidak pusing memikirkan biaya rumah sakit. Dirinya yang terdaftar dalam segmen PBPU secara rutin membayar iuran Rp25.500 per orang setiap bulannya, dan manfaatnya anaknya bisa menjalani operasi penyumbatan di ginjalnya dan mendapatkan perawatan dengan baik di rumah sakit tanpa harus mengeluarkan biaya.

 

"Alhamdulillah terbantu banget, kita kan orang nggak punya, suami aja kerjanya serabutan. Takutnya kalau nggak pakai kartu JKN-KIS dapat uang dari mana, apalagi ini harus bolak balik operasi di Jakarta. Makanya saya selalu berusaha supaya iuran JKN-KIS gak pernah telat bayar, walaupun untuk membayar iuran itu pun bagi saya cukup berat dan sulit. Tapi demi keluarga ya harus saya upayakan," ujarnya.

 

Menurutnya, selama berobat menggunakan program JKN-KIS dirinya tidak pernah mengalami kendala. Kusdayah mengaku pelayanan yang ia dapatkan selama ini sudah baik, tidak ada perbedaan dengan pasien umum, khususnya untuk urusan pelayanan. Kusdayah pun berharap agar program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan terus berlanjut mengingat manfaatnya yang sangat besar, terutama bagi keluarga dengan ekonomi yang pas-pasan seperti dirinya.

 

“Program JKN-KIS ini harus tetap ada, dan semoga saya dan keluarga terus diberi rezeki dan kesehatan supaya bisa teratur dan rutin membayar iuran," ucap Kusdayah sambil tersenyum. (FR/mj)

 



File :