JKN-KIS Setia Dampingi Sausan Lawan Virus Rubella

Penulis : Humas Dibaca : 4189 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 08 May 2019 00:00:00

Padang – Virus Rubella menyebabkan Sausan salsabila (5) lahir tidak seperti anak normal lainnya, karena akibat virus tersebut Sausan menderita kelainan di mata dan jantungnya. Beruntung orangtuanya tercatat sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah PPU) dari tempatnya bekerja.

 

"Saya mendapatkan kartu JKN-KIS karena sebagai pengajar. Kartu ini sangat bermanfaat digunakan untuk berobat keluarga, apalagi ternyata Sausan anak saya membutuhkan pengobatan dan perawatan," kata Rizky Natassia, (36) ibunda Suasan kepada tim Jamkesnews, Kamis (24/4) di Padang.

 

Sausan, kata Rizky, telah menjalani dua kali operasi katarak ketika berusia 3 bulan dan 4 bulan. Untuk operasi tersebut, tak ada biaya sedikit pun yang mereka keluarkan. Tapi andaikan Suasan berstatus sebagai pasien umum, kurang lebih uang sepuluh juta rupiah akan keluar untuk sekali operasi. Dan menurut rencana, dalam waktu dekat ini Sausan akan menjalani operasi guna menutupi kebocoran jantung akibat virus Rubella yang dideritanya sejak masih dalam kandungan.

 

"Sekarang Sausan sedang menjalani terapi, kalau sudah selesai nanti akan menjalani operasi jantung yang bocor. Pas saya tanya sama teman-teman yang pernah operasi jantung, biaya operasi mereka bisa mencapai ratusan juta rupiah. Angka yang sangat besar bagi kami. Untung kami peserta JKN-KIS, jadi kami tidak memikirkan biayanya tetapi bisa fokus dengan kesembuhan dan perawatan anak kami," ujarnya.

 

Rizky mengatakan bahwa selama menjadi peserta JKN-KIS, layanan yang diberikan petugas kesehatan sangat baik.

 

"Selama ini semua biaya dijamin oleh JKN-KIS. Ini pastinya sangat membantu kami. Tabungan yang kami punya jadi bisa digunakan untuk membeli kebutuhan keluarga maupun kebutuhan Sausan yang lainnya. Pelayanan yang kami dapatkan selama ini pun baik, petugas rumah sakitnya ramah dan menjelaskan prosedur yang ada dengan baik sehingga kami mengerti," sebutnya.

 

Rizky yang telah merasakan sendiri manfaat program JKN-KIS ini memahami adanya sistem gotong-royong yang menjadi prinsip program JKN-KIS. Anaknya yang sedang sakit dibantu oleh ratusan peserta lain yang sehat dan membayar iuran. Oleh karenanya ia menghimbau agar peserta JKN-KIS di manapun berada agar tidak lupa membayar iuran dan melunasi tunggakan iurannya jika ada.

 

"Kita sebagai peserta kan sudah mendapatkan manfaat dari JKN-KIS. Dari sakit sudah kembali sehat dengan biaya yang dijamin sepenuhnya oleh JKN-KIS, jadi kita harus konsisten dengan membayar iuran setiap bulan. Dan menjadi peserta JKN-KIS itu memang sangat  penting karena kita tidak tahu kapan datangnya sakit. Buat saya dan keluarga kartu JKN-KIS sangat bermanfaat, semoga ke depannya layanan BPJS Kesehatan terus meningkat dan semakin lebih baik lagi," ujarnya. (aw/bo)



File :