Sempat Panik Kena Stroke, Hero Masuk IGD Hanya Bermodal Kartu JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 4158 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 09 May 2019 09:53:31

Curup - Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang sudah berjalan selama lima tahun nyatanya memberikan manfaat yang besar kepada jutaan pesertanya, baik yang dilayani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Hero Suabuana (61) merupakan salah seorang dari jutaan peserta JKN-KIS yang merasakan manfaat program yang dikelola BPJS Kesehatan ini.

 

“Kalau saya sudah lama jadi peserta JKN-KIS. Namanya juga pensiunan PNS. Kalau dulu namanya Askes, kalau sekarang BPJS Kesehatan. Sama saja, malah semakin baik kalau menurut saya,” ujar pensiunan PNS Daerah Kabupaten Rejang Lebong ini kepada Jamkesnews saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Senin (09/04).

 

Ia mengatakan, kalau dihitung-hitung sudah banyak sekali kebaikan yang ia terima dari JKN-KIS. Bukan hanya kemudahannya, tapi juga iurannya. Baginya, iuran JKN-KIS cukup ringan untuk kantong kebanyakan orang, baik yang berstatus PNS, maupun yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS mandiri yang iurannya dibayarkan sendiri. Terlebih, kehadiran Program JKN-KIS ini sudah seperti penolong bagi semua pesertanya.

 

“Saya kena stroke ringan. Kondisinya saat itu sudah malam, makanya semua keluarga sempat panik dan tidak tahu lagi harus bagaimana. Akhirnya saya pun langsung dilarikan ke IGD RSUD Curup, dengan hanya bermodalkan kartu JKN-KIS saja. Sesampainya di sana, saya segera mendapat pertolongan pertama dari tim medis yang bertugas. Setelah kondisi stabil, saya dibawa ke ruang perawatan. Tidak lama-lama prosesnya. Ruang perawatannya pun sudah disiapkan dengan baik,” ujarnya.

 

Hero juga mengungkapkan betapa keluarganya merasa berterima kasih karena sangat terbantu dengan Program JKN-KIS. Kini kondisi Hero sudah terlihat membaik, wajahnya sudah segar dan sudah bisa diajak berkomunikasi dengan lancar.

 

“Walaupun masih harus dibantu, tapi untuk aktivitas sederhana sehari-hari sudah bisa sendiri pelan-pelan. Kalau kemarin bergerak saja tidak bisa, sekarang sudah bisa digerakkan. Yang penting kita harus semangat untuk sembuh. Saya bersyukur sekali semua pelayanan yang saya terima aman dan nyaman. Ada perawat dan petugas administrasi yang membantu menguruskan semua hal-hal yang diperlukan. Dan tidak ada biaya sepeser pun yang harus dikeluarkan untuk biaya pengobatan saya. Mulai dari obat-obatan, makanan, ruangan, jasa dokter, semuanya sudah dibayarkan lunas hanya dengan kartu JKN-KIS. Sungguh melegakan, terima kasih ya,” tutupnya. (RW/ds)



File :