Ablasi Suami Marwah 100% Dijamin JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 1158 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 18 May 2019 09:18:00

Manokwari, Jamkesnews – Manfaat dari Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya Marwah (57).

Ketika ditemui Tim Jamkesnews, Kamis (09/05) Marwah yang merupakan peserta JKN-KIS dari segmen peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) mengungkapkan betapa dirinya sangat terbantu oleh kehadiran Program JKN-KIS, terutama saat sang suami Bakhtiar Sadarang (57) yang berprofesi sebagai Polisi harus menjalani Ablasi karena penyakit Aritmia yang diderita.

Aritmia adalah suatu penyakit yang terjadi karena impuls elektrik yang berfungsi mengatur detak jantung normal tidak bekerja dengan baik atau mengalami gangguan, sehingga irama detak jantung tidak teratur, bisa terlalu cepat, lambat, atau bergantian tidak beraturan.

Marwah menceritakan bahwa pada tahun 2018 silam, kondisi Bakhtiar benar-benar drop, sehingga mengharuskan Bakhtiar keluar masuk rumah sakit untuk untuk mendapatkan perawatan lebih.

“Pada saat itu kondisi suami saya benar-benar lemah, 3 kali sudah suami saya harus keluar masuk rumah sakit. Dan karena tidak stabil Dokter merujuknya ke rumah sakit lain yang peralatannya lebih lengkap agar perawatan bisa lebih intensif,” ujar Marwah.

Marwah mengatakan bahwa saat hendak dirujuk, dirinya hanya pasrah dan berdoa agar segalanya dilancarkan.

“Berbekal doa dan kartu JKN-KIS suami saya dirujuk dan Alhamdullilah semuanya dilancarkan, mulai dari awal masuk kemudian menjalani Ablasi hingga keluar tidak ada kendala sama sekali dan tidak sepeserpun biaya yang dibebankan kapada kami. Jika belum terdfatar sebagai peserta JKN-KIS entahlah berapa besar biaya yang harus kami keluarkan” tutur Marwah.

Ablasi merupakan suatu tindakan operasi untuk mengatasi aritmia dengan menggunakan kateter yang dimasukkan ke dalam ruang dalam jantung, dan kateter dihubungkan dengan mesin khusus yang memberikan energi listrik untuk memutus (membakar) jalur konduksi tambahan ataupun fokus-fokus aritmia yang menyebabkan ketidaknormalan irama jantung.

Pada kesempatan yang sama, Marwah juga menyampaikan bahwa dirinya sangat terkesan atas pelayanan yang diterima. Dirinya sama sekali tak menyangka akan mendapatkan pelayanan yang sangat baik dan berkesan, seperti yang dirinya dapatkan pada saat itu.

“Saya sangat terkesan atas pelayanan yang diberikan rumah sakit, semuanya baik dan profesional,” ucap Marwah.

Sebelum menutup percakapannya dengan Tim Jamkesnews, tak lupa Marwah mengajak seluruh masyarakat untuk segera mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS, karena menjadi peserta JKN-KIS merupakan hal yang penting dan bermanfaat.

“Menjadi peserta JKN-KIS merupakan hal yang sangat penting, karena kita tidak pernah tahu kapan kita akan jatuh sakit, seberapa parah penyakit kita, dan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, segera mungkin daftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS. Saya juga berharap peserta yang telah merasakan manfaat dari Program JKN-KIS untuk rutin melaksanakan kewajibannya sebagai peserta JKN-KIS, jangan karena sudah terbantu dan sembuh lalu lupa akan kewajiban membayar iuran,” ujar Marwah. (tj)


File :