Harus Operasi Kepala, Keluarga Petani Bersyukur Sudah Jadi Peserta JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 611 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 05 Jun 2019 06:35:00

Bogor - Keberadaan BPJS Kesehatan yang saat ini sudah lima tahun mengelola program JKN-KIS sudah banyak membantu biaya pengobatan pesertanya.  Salah satunya adalah  Rohimah, yang saat ditemui Tim Jamkesnews sedang menemani suaminya, Azari yang terbaring lemah dengan selang infusan menempel di lengannya, Selasa (28/05).

Rohimah beserta sang suami berprofesi sebagai petani singkong. Mereka biasanya membawa hasil kebunnya  ke Kota Depok untuk dijual. Kedua anak Rohimah  yang sedang beranjak dewasa pun selalu  membantu usahanya tersebut.

“Saya sudah mendaftarkan keluarga saya sebagai peserta JKN-KIS untuk jaminan kesehatan. Karena saya sadar kami keluarga yang pas-pasan, perlu perlindungan jaminan kesehatan jika sewaktu-waktu sakit. Biaya berobat kan mahal, kalau menggunakan biaya sendiri pasti tidak akan sanggup, makanya saya daftarkan keluarga saya menjadi peserta JKN-KIS kelas 3, jadi tidak khawatir akan biaya berobat jika dibutuhkan. Saya juga selalu menyisihkan penghasilan setiap bulan untuk membayar iuran tepat waktu sehingga kepesertaan saya selalu aktif dan bisa digunakan jika sewaktu-waktu saya atau keluarga saya sakit,” ucap Rohimah. 

Ternyata keputusan Rohimah mendaftarkan keluarganya tepat, Karena saat ini sang suami membutuhkan tindakan operasi akibat benjolan yang cukup besar di kepalanya. Menurut dokter yang menangani benjolan tersebut harus segera diangkat karena bisa bertambah besar dan dapat membahayakan jiwa Azari jika dibiarkan saja.

“Alhamdulillah saya sudah mendaftarkan seluruh keluarga, saat ini saya tidak terlalu memikirkan biaya operasi suami karena ada JKN-KIS, saya bisa fokus saja di upaya penyembuhan suami. Biaya operasi ini pasti sangatlah mahal, apalagi yang dioperasi bagian kepala yang menurut saya sebagai orang awam sangat berbahaya dan perlu alat-alat kesehatan yang canggih. Tapi sekali lagi saya sangat bersyukur sudah ada program JKN-KIS dan saya sudah jadi pesertanya. Yang penting sekarang saya tidak putus-putusnya memberi semangat kepada bapak supaya cepat sembuh. Masalah biaya biarlah JKN-KIS yang mengurusnya,” kata Rohimah.


File :