Asti Si Mekanik Handphone Yang Takjub Dengan Mobile JKN

Penulis : Humas Dibaca : 374 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 23 Jun 2019 08:53:00

“Saya suka ngulik-ngulik aplikasi karena kerjaan saya tidak jauh dari itu, nah kebetulan saat itu saya ingin pindah kelas lewat Mobile JKN sekalian saya liat fitur lainnya yang sangat menguntungkan karena serba bisa” 

Gianyar, Jamkesnews – Kemampuannya dalam memperbaiki alat komunikasi Handphone (HP) berbagai jenis merk baik software maupun hardware memang sudah tidak dapat diragukan lagi. Banyak HP yang rusak berat dan sudah tidak digunakan lagi oleh pemiliknya mampu ia perbaiki dan bahkan dijual kembali. Dia adalah Asti (28). Pria bernama lengkap I Dewa Gede Asti Nuyasa yang beralamat di Banjar Triwangsa Desa Siangan Gianyar ini memiliki berbagai pengalaman tentang aplikasi HP. Salah satunya yang ia unggah adalah Aplikasi Mobile JKN yang merupakan aplikasi program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Ceritanya berawal saat dirinya bermaksud untuk pindah kelas kepesertaan JKN-KIS. terlepas dari banyaknya manfaat JKN-KIS yang sudah ia rasakan, namun ia menyadari bahwa penghasilan dalam usahanya tidak akan selalu berjalan sesuai dengan yang ia inginkan, ada masa pasang surut sehingga saat ia tidak dapat memenuhi beberapa kebutuhan sehari-harinya maka ia memutuskan untuk mengatur pengeluarannya, salah satunya adalah kepesertaannya di JKN-KIS.

Sebelumnya Asti dan keluarga terdaftar sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas perawatan kelas 1 dengan iuran per bulannya sebesar Rp.80.000,- per jiwa. Saat itu ia ingin turun kelas menjadi kelas 2 dengan iuran per bulannya Rp.51.000,- per jiwa. Namun kesibukannya membuatnya belum sempat datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. 

“Karena belum sempat datang ke kantor BPJS Kesehatan, Saya coba buka di web BPJS Kesehatan, lalu saya menemukan informasi tentang aplikasi Mobile JKN, dari sana saya mencoba untuk akses informasi ternyata bisa melakukan perubahan kelas, jadi saya langsung pindah dari aplikasi tersebut dari kelas 1 ke kelas 2, ternyata bisa. Dari situ juga saya penasaran dengan fitur lainnya di aplikasi ini, ternyata sangat keren dan serba bisa, tentu ini dapat menguntungkan peserta JKN-KIS yang memiliki kesibukan dan tidak dapat datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. Benar-benar praktis,” ungkap Asti.

Menurutnya sebaiknya aplikasi ini wajib dimiliki oleh setiap peserta karena manfaatnya sungguh efektif dan efisien. Fitur-fitur yang terdapat di dalamnya sudah cukup untuk melakukan pengurusan administrasi mulai pendaftaran hingga perubahan-perubahan, pembayaran bahkan hingga pengaduan sekali pun dapat dilakukan di sana. Ia menyadari bahwa perkembangan teknologi memang harus dimanfaatkan betul untuk mempermudah segala urusan manusia.

“Karena manfaatnya yang menguntungkan ini saya biasanya instalkan aplikasi Mobile JKN saat ada yang benerin HP, sekalian saya memberitahu mereka bahwa aplikasi ini akan sangat bermanfaat bagi mereka. Saya berharap yang saya lakukan dapat bermanfaat bagi orang lain khususnya dalam hal program JKN-KIS. Selain manfaat Mobile JKN ini saya juga sudah banyak merasakan manfaat pelayanan kesehatan yang diberikan program JKN-KIS bagi keluarga saya,” tutupnya. (ay/gw)


File :