Penjual Bensin Eceran Ini Ajak Masyarakat Disiplin Bayar Iuran JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 746 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 08 Jul 2019 08:27:37

Tasikmalaya, Jamkesnews - Menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan merupakan kewajiban setiap penduduk Indonesia untuk ikut dalam program jaminan kesehatan ini. Setiap peserta yang telah terdaftar wajib melaksanakan kewajibannya sebelum memperoleh pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan yaitu dengan membayar iuran setiap bulan.

Peserta yang telah melaksanakan kewajibannya dengan membayar iuran setiap bulan dan mengikuti prosedur yang ada, berhak memperoleh pelayanan kesehatan apabila sewaktu-waktu peserta tersebut mengalami sakit dan membutuhkan perawatan.

Begitupun yang dialami oleh Amang Abdurachman (58) yang kesehariannya berjualan bensin eceran dan gas. Amang merupakan peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dengan hak kelas rawat kelas III. Untuk  iuran JKN-KIS dirinya dan anggota keluarga rutin dibayarkan sebelum tanggal 10 setiap bulannya. Ia  adalah warga Kampung Benda Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya.

Amang bercerita bahwa dirinya pernah berobat menggunakan kartu JKN-KIS kepada tim Jamkesnews. Ia mengikuti prosedur rujukan berjenjang yang berlaku dan tidak pernah mengeluarkan biaya untuk pelayanan kesehatan yang diterimanya.

“Saya seperti peserta yang lain, saya memeriksakan diri dahulu ke faskes tingkat pertama. Setelah melalui pengecekan di sana,  barulah saya dirujuk ke rumah sakit yang memang sesuai dengan kondisi saya. Alhamdulillah semuanya lancar karena kartu JKN-KIS tetap aktif,” ujarnya kepada Jamkesnews, Kamis (27/06).

Amang merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS yang dicanangkan oleh pemerintah. Ia pun berkomitmen untuk terus mendukung program ini, dengan membayar iuran secara rutin.

“Rutinlah membayar iuran JKN-KIS agar kartunya tetap aktif sehingga pada saat membutuhkan pelayanan kesehatan tetap lancar dan terjamin karena kita tidak tahu kapan sakit itu datang,” kata Amang.(JS/kh).


File :