Terbaring Di Rumah Sakit, Petani Karet Ini Bersyukur Punya Kartu JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 219 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 11 Feb 2020 07:35:00
Muara Teweh, Jamkesnews – Tubuhnya lemah, Sudianto (47) mencoba menahan rasa nyeri yang menusuk dibagian dada dan nampak lebih nyaman dengan berbaring memiringkan setengah badannya. Dengan didampingi istrinya, tak ada harapan terbesar Sudianto selain diberikan kesembuhan setelah 4 hari menjalani rawat inap di RSUD Muara Teweh sejak hari minggu lalu.

Kepada Tim Jamkesnews, istri Sudianto, Nurjanah (46) bercerita pengalaman pertama keluarganya menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (KIS), Rabu (05/02).

“Sebelum dibawa ke rumah sakit pada hari minggu kemarin, bapak sudah berobat di mantri. Kurang lebih satu minggu tidak sembuh-sembuh dan kita bawa ke rumah sakit ternyata pas di IGD memang harus diperiksa dan dirawat lebih lanjut,” ucap Nurjanah.

Setelah 4 hari dirawat, Nurjanah lega karena dengan bermodalkan KIS yang dimilikinya, perawatan terhadap suaminya dapat terkontrol dengan baik dan mendapat pemeriksaan sesuai dengan indikasi medisnya.

“Kemarin sempat di rontgen juga, diagnosa sementara ada bermasalah dengan jantungnya, tapi masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Yang pasti disini kita lebih nyaman karena secara berkala dokter melakukan pemeriksaan rutin dan dari awal dilayani sangat baik,” ucapnya.

Dengan pekerjaan Sudianto sebagai petani karet, kebiasaannya setiap pagi untuk turun ke kebun pun tak bisa lagi ia jalani, padahal satu-satunya penghasilan untuk menghidupi keluarganya berasal dari sana.

“Ya terpaksa bapak enggak bisa bekerja dulu, padahal kita juga perlu uang dari hasil berkebun. Tapi bagaimana lagi, sementara keluarga yang lain menggantikan. Untuk biaya pengobatan bersyukurnya sejak awal masuk di UGD sudah dipastikan jaminannya ditanggung dari JKN-KIS jadi kami tidak khawatir lagi,” imbuhnya.

Nurjannah pun mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara yang telah mendaftarkan keluarganya dalam program JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Manfaat adanya JKN-KIS kini sangat kami rasakan, sebelumya tidak sempat terbayang untuk berobat ke rumah sakit karena terpikir dengan biayanya tapi dengan adanya JKN-KIS ini kami dapat berobat secara gratis. Terima kasih Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara telah mendaftarkan kami dalam program JKN-KIS,” tutupnya. (KA/hk)

File :