Operasi Jantung 200 Juta Bebas Biaya!

Penulis : Humas Dibaca : 298 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 24 Jul 2020 13:05:44

 

Hulu Sungai Tengah, Jamkesnews – Manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kini dirasakan sekali oleh Ida Ruslainy (59). Lantaran, warga asal Banua Jingah ini menjadi saksi betapa mudah dan bermanfaatnya program tersebut saat mendampingi sang suami menjalani operasi jantung pada bulan Agustus tahun lalu di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. “Kalau tidak salah, suami saya dipasangkan alat seperti jaring di aortanya, ngga bisa membayangkan kalo alat seharga 200jt itu harus beli sendiri, alhamdulillah punya KIS  (Kartu Indonesia Sehat),” ucapnya saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai beberapa waktu lalu.

 

Pensiunan PNS ini awalnya tidak terlalu mengetahui manfaat menjadi peserta Askes dijamannya yang kini telah berubah menjadi program JKN-KIS. Hanya yang ia ketahui tiap bulan gaji dan uang pensiunanya sekarang dipotong untuk iuran Program JKN-KIS. Hal itu berawal dari sang suami yang terkena pembengkakan pada pembuluh darah besar atau aorta. Saat dirujuk ke RSUD H. Damanhuri Barabai ternyata dirujuk kembali ke RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. “Dari situlah saya direkomendasikan untuk dirujuk ke RSCM Jakarta setelah dapat rujukan dari RSUD Ulin Banjarmasin, dan di Jakarta itu saya baru merasakan manfaat BPJS Kesehatan sebenar-benarnya,” tuturnya.

 

Ida mengatakan selama di RSCM suaminya mendapatkan penanganan bedah dan dirawat selama 25 hari. “Hanya keluar biaya fotokopi untuk administrasinya, juga ongkos perjalanan dan makan sehari-hari saya sendiri, selebihnya tidak ada bayar sama sekali,” ucap syukurnya. Ia pun juga mencari tahu kepada petugas medis disana berapa biaya jika tidak menggunakan KIS. “Kalau tidak salah, alat yang dipasangkan ke suami saya semacam jala, katanya seharga 200 juta rupiah,” ceritanya dengan mantap.

 

Selain itu, walaupun tanpa dipungut biaya sama sekali, Ida juga merasakan pelayanan yang sangat memuaskan. “Pelayanannya bagus, makanannya enak, bersyukur sekali pokoknya, alhamdulillah,” terangnya. Dan saat ini, kondisi suaminya sudah cukup membaik dan dapat beraktifitas normal seperti biasa. Tak hanya itu, kedepannya Ida berharap semoga layanan yang diberikan BPJS Kesehatan baik di BPJS Kesehatan sendiri maupun di fasilitas kesehatannya dapat merata dan seluruhnya dapat terlayani dengan baik. (KA/rz)


File :