Heri : Menjadi Peserta Program JKN-KIS, Saya Mendapatkan Pelayanan Terbaik

Penulis : Humas Dibaca : 178 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 21 Feb 2021 00:00:00

 

Muara Bungo, Jamkesnews – Heri Susanto (44) adalah seorang warga Pulau Tameang, Kab. Tebo yang sudah terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS sejak 2017. Heri yang berstatus sebagai Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dengan kelas Rawat di kelas 3 mengatakan bahwa orang tuanya juga terdaftar sebagai Peserta Program JKN-KIS karena ia sekeluarga merasa memang Program ini sangat penting.

 

“Kami sekeluarga sudah terdaftar sejak 2017 lalu, termasuk kedua orang tua saya juga terdaftar karena memang sangat penting untuk segera mungkin terdaftar menjadi peserta dalam Program JKN-KIS ini, untuk jaga-jaga jika saya atau salah satu dari keluarga saya sakit dan membutuhkan pelayanan kesahatan, tentunya saya juga berdoa terus agar saya dan sekeluarga saya tidak sakit dan iurannya dapat digunakan untuk membantu yang lain.” Kata Heri.

 

Heri yang ditemui oleh Tim Jamkesnews pada Rabu, (17/02) di Kantor BPJS Kesehatan Muara Bungo pada saat mengurus perubahan kelas orang tuanya menjadi kelas rawatan 1, menceritakan salah satu pengalamannya dalam menggunakan pelayanan dari Program JKN-KIS.

 

“Kedua orang tua saya pernah mendapatkan pelayanan kesehatan menggunakan BPJS Kesehatan, pertama itu ayah saya pernah memakai layanan untuk operasi mata di Klinik Mata Indhira lalu yang terbaru itu ibu saya yang kebetulan memang memiliki riwayat penyakit Diabetes Melitus (DM) dan penyakit Jantung, tadi malam mendadak sesak nafas dan dibawa langsung ke Rumah Sakit Umum Hanafie,” cerita Heri.

 

Heri sangat sadar manfaat layanan yang ia terima pada saat ibunya menderita sakit jantung yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit segera. Saat kondisi darurat ibunya dapat segera dibawa langsung ke  Rumah Sakit tanpa melalui proses rujukan berjenjang.

 

“Ibu saya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hanafie tanpa pakai rujukan, karena memang kondisinya sangat darurat. Sesampainya di Rumah Sakit ibu saya langsung mendapatkan pelayanan dengan cepat dan sangat baik, dokter dan perawatnya tanggap semua, saya sendiri melihatnya sangat terharu dan merasa beruntung sudah mendaftarkan ibu saya sebagai peserta,” tambah Heri.

 

Diakhir perbincangan Heri menceritakan bahwa untuk saat ini kondisi ibunya sudah mulai stabil namun masih menjalani perawatan rawat inap sambal menunggu adanya donor darah. Heri juga sangat bersyukur karena sudah sejak lama terdaftar pada Program JKN-KIS dan pada saat darurat langsung dapat digunakan untuk berobat.

 

“Terdaftar pada Program JKN-KIS ini tentu saja sangat membantu, kita kan tidak tahu kapan kondisi darurat seperti yang dialami ibu saya itu terjadi. Pelayanan yang diberikan juga sangat luar biasa tanpa ada diskriminasi sama sekali dengan pasien umum,” tutup Heri.(AW/ss)


File :