JKN-KIS Perpanjang Hidup Dengan Menjalani Cuci Darah

Penulis : Humas Dibaca : 234 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 05 Jun 2021 07:18:00

Jombang, Jamkesnews – Berprofesi sebagai petani, ini merupakan ujian hidup saya menjalani kelangsungan hidup berbiaya mahal. Sukin (66) peserta mandiri, tidak mengira dirinya tervonis gagal ginjal. Tidak terbayangkan pada waktu itu, untuk menjalani cuci darah. Sebelum menjalani cuci darah, sekitar 10 tahun yang lalu ia pernah menjalani operasi kencing batu dan batu ginjal.

“Dengan berjalannya waktu, kondisi saya semakin hari semakin melemah, panas dingin dan menggigil. Dari pemeriksaan dokter, disarankan untuk pemeriksaan lanjutan dan diberikan rujukan untuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Jombang dengan biaya sendiri,” cerita Sukin.

Dari pihak ia rumah sakit disarankan untuk memakai BPJS Kesehatan. Ia pun lantas mendaftarkan diri dalam program JKN-KIS dan mendapat rujukan ke RS Sakina Mojokerto karena ruang Hemodialisa RSUD Jombang sudah penuh

“Tidak bisa dibayangkan jika sampai saat ini tidak mendaftar JKN-KIS dan saya harus mengeluarkan biaya sendiri, mungkin saya sudah menjual rumah dan sawah," ungkapnya     

Ia sangat bersyukur dengan adanya Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan, karena sangat membantu masyarakat yang membutuhkan dan sangat dirasakan manfaatnya. Ia juga memberi apresiasi terhadap pelayanan yang di terima dari rumah sakit.

“Selama ini, ia rutin melakukan cuci darah dan tidak pernah merasakan  perlakuan yang berbeda. Pasien umum maupun pasien JKN-KIS, semuanya sama dalam hal mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas dan tidak ada biaya sama sekali. Cuci darah bagi saya merupakan perpanjang hidup sehari-hari,” tuturnya

Tak lupa ia menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan dan salam kepada para peserta JKN-KIS yang selalu rutin membayar iuran.

"Dengan danya program ini saya tidak perlu takut mengeluarkan biaya untuk melakukan cuci darah. Terbayang jika tidak ada program ini, bagaimana saya cuci darah setiap minggu. Ia pun berharap untuk masyarakat Indonesia untuk segera mendaftarkan sebelum sakit, hal ini tidak semata mata untuk dirinya saja, namun apabila dikarunia sehat,  iuran tersebut dapat digunakan untuk membiayai peserta lain yang sakit,“ tutup Sukin (ar/gy) 


File :