Pengobatan Stroke Sampai Cuci Darah Suami Nanik Ditanggung JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 256 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 07 Jun 2021 06:10:51

Bekasi, Jamkesnews – Jaminan kesehatan merupakan salah satu hak mendasar yang harus dapat dimiliki oleh seluruh masyarakat. Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan hadir untuk dapat memberikan jaminan kesehatan tersebut kepada seluruh masyarakat Indonesia. Tidak sedikit masyarakat yang telah menggunakan Program JKN-KIS dalam memperoleh pelayanan kesehatan dan merasakan manfaat akan hadirnya program ini.

Nanik (40) merupakan seorang ibu rumah tangga dan salah satu peserta BPJS Kesehatan. Ia mengatakan bahwa ia sudah cukup lama terdaftar sebagai peserta program BPJS Kesehatan. Selama dirinya dan keluarga terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, ia mengaku sudah merasakan manfaat yang diberikan oleh program besutan BPJS Kesehatan itu.

Hal itu ia ungkapkan saat sang suami harus menjalani pengobatan struk dan penyakit ginjal. Awalnya, Nanik sempat panik memikirkan berapa banyak biaya yang akan dikeluarkan untuk pengobatan dan perawatan suaminya.

“Awalnya saya sempat berpikir uang darimana untuk pengobatan suami karena banyak biaya yang harus saya keluarkan, dan karena saya sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dengan itu saya gunakan untuk pengobatan suami saya. Saya tidak ada membayar biaya sepeserpun untuk biaya pengobatan suami saya, karena sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan, alhamdulillah saya sangat bersyukur karena saya menjadi peserta JKN-KIS,” ungkap Nanik, Rabu (02/06).

Menurutnya selama berobat menggunakan BPJS Kesehatan ia tidak pernah mengalami kesulitan dan tidak mengeluarkan biaya sedikitpun. Dirinya paham betul bahwa semua itu ada alur dan prosedur yang harus dilalui sehingga penjaminan dari JKN-KIS dapat dirasakan untuk pembiayaan pengobatan.

“Selama saya mengurus pengobatan suami, alhamdulilah tidak pernah dipersulit jadi mudah-mudahan aja tingkat kesulitan nya memang tidak ada karena struk dan ginjal itu penyakit yang cukup mahal, 5 tahun pengobatan suami saya dan 2 tahun cuci darah dengan menggunakan JKN-KIS tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun,” jelas Nanik.

Nanik juga berharap Program JKN-KIS dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama masyarakat menengah kebawah dan dengan persyaratan yang mudah diproses pada saat dirumah sakit sehingga tidak ada kesulitan pada masyarakat yang akan mengakses pelayanan kesehatan.

“Kesehatan merupakan diatas segala-galanya, walaupun memiliki banyak harta namun tubuh tidak sehat ya sama saja tidak bisa menikmati, jika sudah sakit banyak sekali yang rugi, rugi materi, rugi tenaga tidak bisa beraktivitas dengan baik dan hal-hal lainya. Oleh karena itu kesehatan diatas segala galanya, apabila anggota keluarga sehat kan kita bisa membantu dengan iuran yang kita bayarkan untuk yang lebih membutuhkannya,” tutupnya. (DA/pm)


File :