Sang Anak Koma 13 Hari Karena Reye’s Syndrome, Ikbal Terbantu JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 293 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 10 Jun 2021 00:00:00

Tanjungbalai, Jamkesnews – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berperan penting dalam menjamin kesehatan masyarakat Indonesia. Salah satu peserta yang telah merasakan manfaat dari program ini adalah Khairul Ikbal (33). Ikbal bersyukur karena bisa memanfaatkan Program JKN-KIS untuk pengobatan anak pertamanya. Ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tanjung Balai, Ikbal bersedia membagikan ceritanya kepada Tim Jamkesnews pada Rabu (28/04).

Bulan Mei tahun 2017, sang anak tidak sadarkan diri tidak lama setelah terjatuh dari tempat tidur.

“Waktu itu anak saya jatuh dari tempat tidur. Setelah itu ketika diberi makan dia tersedak makanan langsung kejang akhirnya tidak sadarkan diri,” ungkap ayah dari dua orang anak tersebut.

Sang anak yang baru berusia 8 bulan saat itupun akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik di Kota Medan.

“Kami bawa ke rumah sakit di sini, tapi tidak mampu ditangani karena keadaanya sudah koma dan gawat. Akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik di Medan dengan menggunakan ambulance. Sampai di rumah sakit tersebut, anak saya langsung ditangani di IGD,” tutur Ikbal.

Setelah dilakukan pengecekan, dokter mendiagnosis sang anak mengalami Reye’s Syndrome.

“Setelah dicek dengan diambil cairan otaknya melalui sumsum tulang belakang dan juga CT Scan, ternyata keadaan otaknya normal, tidak ada pembengkakan ataupun pembuluh darah yang pecah. Kata dokter, dia terkena Reye’s Syndrome,” ujar warga Kecamatan Air Joman tersebut.

“Setelah 13 hari anak saya sudah sadarkan diri dari koma dan kata dokter sudah bisa pulang walau keadaannya masih linglung dan kurang respon saat itu,” ungkap pria yang sehari-harinya beternak ayam tersebut.

Meskipun sang anak saat ini belum sembuh total dan tetap harus menjalani terapi rutin Ikbal tetap bersyukur atas pelayanan kesehatan yang telah diterima sang anak.

“Alhamdulillah selama rawat inap, pemeriksaan sampai obat-obatan kami tidak dipungut biaya apapun. Fasilitas seperti ruangan dan pelayanan dokterpun bagus,” jelas Ikbal.  

Ikbal berharap, pelayanan terbaik yang diberikan oleh Program JKN-KIS dapat terus dipertahankan dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Semoga pelayanan kesehatan seperti yang kami rasakan, dapat terus dipertahankan. Dan seluruh masyarakat dapat merasakannya tanpa pilih kasih baik itu di klinik, puskesmas sampai ke rumah sakit,” tutup Ikbal. (HA/ss)


File :