BPJS Kesehatan dan UIN SMH Banten Sepakat Berkolaborasi Tingkatkan Derajat Kesehatan Mahasiswa

Penulis : Humas Dibaca : 254 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 18 Jun 2022 05:31:00

Serang, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Cabang Serang dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin Banten (SMHB) Tandatangani MoU Penguatan Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi Dan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penandatangan MoU dilakukan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Dasrial dan Rektor UIN SMHB Wawan Wahyudin  di kampus UIN SMHB, Ciceri, Kota Serang, Rabu (15/06).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Dasrial menjelaskan, Kepesertaan JKN secara nasional sampai dengan 1 Juni 2022 sebanyak 241.975.952 jiwa atau 88,35 persen dari jumlah penduduk Semester I Tahun 2022 sebanyak 273.879.750 jiwa.

Dimana 53,19 persen merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah. Pemerintah pusat sebanyak 108.440.713 jiwa dan pemerintah daerah sebanyak 37.225.150 jiwa.

Sementara itu, di wilayah Provinsi Banten kepesertaan JKN-KIS sampai dengan 1 Juni 2022 sebanyak 10.861.474 atau 90,28 persen dari jumlah penduduk Provinsi Semester I Tahun 2022 sebanyak 12.030.892 jiwa. Penduduk Provinsi Banten yang belum terdaftar dalam  kepesertaan JKN sebanyak 1.169.418 jiwa atau 9,72 persen.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJM 2020-2024, bahwa pemerintah menetapkan Universal Health Coverage (UHC) minimal 98 persen.

“Untuk mencapai UHC tentunya diperlukan kolaborasi semua pihak, karena itu Bapak Presiden pada tanggal 6 Januari 2022 mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional," papar Dasrial.

Salah satu intruksi yang diberikan kepada Menteri Agama yaitu memastikan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan pada satuan Pendidikan baik formal maupun nonformal di lingkungan Kementerian Agama merupakan kepesertaan aktif dalam program JKN.

Sejalan dengan instruksi tersebut, setelah penandatangan nota kesepakatan antara UIN SMHB dengan BPJS Kesehatan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan turunan berupa surat edaran rektor terkait dengan persyaratan kepesertaan JKN bagi mahasiswa.

Selain itu UIN SMHB dapat berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam mengintegrasikan penyelenggraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan program JKN-KIS yang bertujuan agar mahasiswa dan para akademisi dapat menjadi akselelator dalam mencapai tujuan pemerintah dan menjadi agent perubahan.

Rektor UIN SMHB Wawan Wahyudin menjelaskan penandatanganan MoU itu sebagai bukti komitmen UIN SMHB dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakata.

“Itu penting karena generasi muda sekarang kita persiapkan mereka untuk menyongsong Indonesia Emas. Bagaimana mau menyongsong Indonesia Emas jika mereka tidak sehat,” ujar Wawan.

Wawan berharap dengan adanya MoU itu derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Banten bisa semakin baik. (FR/mj)


File :