BPJS Kesehatan Cirebon Dorong Optimalisasi Layanan Kesehatan di Daerah Perbatasan

Penulis : Humas Dibaca : 636 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 13 Aug 2022 06:27:26

Kabupaten Cirebon, Jamkesnews – Akses layanan kesehatan di daerah perbatasan sering kali perlu mendapat perhatian lebih, sebab umumnya berbagai sarana dan prasarana lebih sering dibangun di pusat pemerintahan suatu daerah. Berangkat dari hal tersebut, sebagai upaya memastikan layanan kesehatan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di perbatasan Kabupaten Cirebon wilayah Timur berjalan secara optimal, BPJS Kesehatan Cabang Cirebon menggelar pertemuan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon serta Puskesmas Losari Kabupaten Cirebon, Senin (08/08).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Nopi Hidayat menuturkan bahwa Program JKN memiliki prinsip portabilitas. Artinya, tidak ada batasan akses penjaminan pelayanan kesehatan lintas wilayah selama sesuai prosedur dan ketentuan rujukan yang terstruktur dan berjenjang. Namun demikian menurutnya, untuk kasus kegawatdaruratan, peserta JKN dapat langsung mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) terdekat untuk memperoleh layanan kesehatan.

“Pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan menyepakati penataan zonasi rujukan berdasarkan kompetensi (tenaga Kesehatan), fasilitas (sarana dan prasarana) dan akses geografis (jarak fasilitas kesehatan). Kecuali untuk kasus kegawatdaruratan, peserta dapat langsung ke FKTP dan FKRTL terdekat,” ujar Nopi.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Rujukan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Ayu Meliasari menjelaskan bahwa rujukan berjenjang lebih lanjut diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2012 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan. Dalam regulasi tersebut, rujukan ditentukan berdasarkan kompetensi, yakni primer, kemudian sekunder (rujukan spesialis) dan tersier (rujukan sub spesialis).

Menurut Ayu, tujuan adanya rujukan berjenjang ini adalah untuk memberikan kepastian, dan kemudahan peserta JKN di wilayah Kabupaten Cirebon  mendapatkan pelayanan kesehatan rujukan sesuai dengan kebutuhan medisnya. Selain itu, agar kesehatan seluruh penduduk Kabupaten Cirebon dapat dipantau dan dievaluasi secara menyeluruh.

“Secara periodik, Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan akan mengadakan evaluasi untuk mengatur rujukan berjenjang di wilayah Kabupaten Cirebon dengan memperhatikan kebutuhan medis terhadap perkembangan ketersediaan sarana prasarana dan SDM serta akses geografis peserta,” ujar Ayu.(BS/bm)


File :