BPJS Kesehatan dan Dinas Sosial Gunungsitoli Mutakhirkan Data Peserta PBI-JK

Penulis : Humas Dibaca : 2198 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 19 Sep 2022 07:02:44

Gunungsitoli, Jamkesnews – Dalam rangka memenuhi kuota Peserta Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) di Kepulauan Nias, BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli menggelar kegiatan pemutakhiran data peserta JKN bersama Dinas Sosial Se-Kepulauan Nias pada Kamis (08/09). Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli, Everoni Mendrofa menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Gunungsitoli berkomitmen mendukung dan memastikan Program JKN di Kota Gunungsitoli berjalan lancar.

“Kami terus berupaya mendorong agar seluruh warga Kota Gunungsitoli dapat terdaftar dalam Program JKN dengan melakukan pemenuhan kuota PBI-JK melalui pengusulan dari Sistem Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS-NG). Pertemuan ini merupakan sarana bagi kita untuk berdiskusi serta bersinergi guna memastikan upaya pemenuhan kuota PBI-JK dapat berjalan baik,” tutur Everoni.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Nias, Yulius Irama Jaya Harefa mengatakan bahwa pemenuhan kuota PBI-JK merupakan upaya dalam memastikan setiap warga terlindungi oleh Program JKN.

“Komunikasi dan koordinasi sangat diperlukan dari masing-masing pihak terkait dalam hal percepatan pemenuhan kuota PBI-JK agar masyarakat dapat terlindungi oleh program JKN. Saya rasa pertemuan ini menjadi wadah kita bersama dalam penguatan komunikasi dan koordinasi tersebut,” kata Yulius.

Pada kegiatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, Mahyuddin menyampaikan bahwa terjadi pertumbuhan signifikan PBI-JK di Kepulauan Nias. Sampai dengan Agustus 2022 jumlah PBI-JK di Kepulauan Nias adalah sebanyak 544.333 jiwa.

“Kami sampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial se-Kepulauan Nias atas upaya kerja keras dalam pengusulan PBI-JK dari aplikasi SIKS-NG. Pada Januari 2022 jumlah PBI JK sebesar 467.746 jiwa mengalami kenaikan menjadi 544.333 jiwa pada Agusutus 2022. Artinya terdapat pertumbuhan PBI-JK sebesar 16,37% atau sebanyak 76.587 jiwa selama periode tersebut,” kata Mahyuddin.

Lebih lanjut Mahyuddin menyampaikan harapannya berupa dukungan Dinas Sosial se-Kepulauan Nias dalam upaya pemenuhan kuota PBI JK. Menurutnya, Dinas Sosial diharapkan dapat lebih optimal melakukan pengusulan melalui aplikasi SIKS-NG untuk memenuhi kuota PBI-JK.

"Tentunya upaya tersebut perlu didukung dengan validitas data kependudukan dari dinas terkait agar memperlancar proses pemenuhan kuota PBI JK di Kepulauan Nias. Kami siap membantu upaya Dinas Sosial dalam pemenuhan kuota PBI-JK untuk mencapai cakupan kesehatan semesta di Kepulauan Nias,” kata Mahyuddin.


File :