Berkat JKN, Akses Layanan Kesehatan Kian Terjangkau Masyarakat

Penulis : Humas Dibaca : 365 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 22 Sep 2022 00:00:00

 

Kebumen, Jamkesnews – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membawa angin segar bagi masyarakat untuk bisa merasakan jaminan kesehatan yang memadai. Nita Ridha Rokhmana (29) misalnya, warga Pejagoan Kebumen ini mengaku bersyukur mendapat kemudahan akses layanan kesehatan semenjak mengikuti Program JKN. Awalnya, Nita mengetahui besarnya manfaat Program JKN dari kakaknya, Dewi Nurdiana (38). Kala itu melihat kondisi Nita yang sedang hamil, Dewi membujuknya untuk segera mendaftar menjadi peserta JKN.

 

“Kakak saya kebetulan punya riwayat persalinan sesar. Memang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk bisa melahirkan normal. Jadi, dari pengalaman melahirkan anak pertama hingga ketiga semuanya dengan operasi sesar. Alhamdulillah, berkat Program JKN kakak saya mendapat keringanan biaya. Bahkan tidak ada sepeser pun dikeluarkannya,” tuturnya, Rabu (14/09).

 

Saat itu Dewi khawatir jika Nita juga tidak bisa melahirkan normal seperti dirinya. Oleh karena itu untuk antisipasi ia mendorong Nita bergegas mengurus administrasi pendaftaran sebagai peserta JKN. Terlebih, sebagai ibu rumah tangga, ia tidak bisa memperkirakan biaya persalinan yang bisa saja menghabiskan banyak uang, sementara suaminya bekerja wiraswasta sebagai pedagang yang pendapatannya tidak menentu.

 

“Kata kakak, siapa tahu saya juga melahirkan dengan operasi sesar, makanya saya diminta cepat-cepat daftar jadi peserta JKN. Apalagi kondisi keuangan saat itu juga tidak menentu. Tidak terbayang jika harus operasi sesar yang memakan biaya puluhan juta tanpa memiliki jaminan kesehatan,” ujar Nita.

 

Nita pun akhirnya tergerak mendaftar sebagai peserta JKN. Benar saja, beberapa bulan kemudian ia melahirkan anak pertamanya dengan memanfaatkan program ini.

 

“Saat itu saya pecah ketuban sehingga bidan merujuk ke RSUD dr. Soedirman Kebumen. Pikiran saya sudah mengarah ke operasi sesar. Jujur saya khawatir karena itu pengalaman pertama saya melahirkan. Alhamdulillah, semuanya terlewati dengan baik. Saya senang dokter dan perawat sigap dalam membantu persalinan saya. Terlebih ternyata saya bisa melahirkan normal,” katanya.

 

Rasa syukurnya bertambah karena semua biaya persalinan telah ditanggung Program JKN. Meskipun tidak menjalani operasi sesar, ia sempat melihat tagihan rumah sakit cukup besar bagi dirinya yaitu kisaran dua sampai tiga juta. Berkat Program JKN, ia lega tidak dibebani biaya persalinan sama sekali sehingga bisa fokus mengurusi kebutuhan buah hatinya.

 

Tidak hanya itu, ia juga bercerita pernah memanfaatkan Program JKN ketika mengalami alergi makanan. Kondisinya cukup mengkhawatirkan, bibir membengkak, badan panas dan tekanan darah cukup tinggi. Ia merasa sangat kesakitan sehingga dilarikan ke IGD RSUD dr. Soedirman Kebumen. Beruntung setelah mendapat penanganan dari dokter dan perawat kondisinya kian membaik hingga ia dinyatakan bisa melanjutkan rawat jalan.

 

“Lagi-lagi berkat Program JKN, saya merasa terbantu. Saya bisa mendapat pelayanan kesehatan yang memadai. Layaknya pasien umum, pasien Program JKN seperti saya juga mendapat pelayanan yang sama baiknya,” imbuhnya.

 

Dari pengalamannya itu, ia menyadari betapa pentingnya bagi setiap orang untuk memiliki jaminan kesehatan. Di setiap kesempatan yang ada, ia berusaha menginformasikan baik itu kepada tetangga, teman, maupun saudara untuk turut serta menjadi peserta JKN.

 

“Saya juga mengingatkan setelah mendaftar agar memenuhi kewajiban dengan membayar iuran tepat waktu. Hal ini juga saya terapkan selama ini. Insyaallah, saya bayar iuran JKN tidak pernah lewat bulan. Saya berupaya menjaga kepesertaan JKN saya dan keluarga selalu aktif,” katanya.


File :