Bahagia Evi Pasca Operasi Dengan Kartu JKN

Penulis : Humas Dibaca : 520 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 29 Sep 2022 10:45:30

Kendari, Jamkesnews - Mengidap penyakit kista ovarium, membuat Evi Elvina (33) seorang peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) PNS diharuskan menjalani operasi untuk pengangkatan kistanya. Ia bercerita bahwa selama ini, kartu kepesertaan JKN selalu mendampingi dirinya setiap melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas hingga operasi di rumah sakit.

"Sebelumnya saya melakukan pemeriksaan di Puskesmas, tetapi karena membutuhkan pemeriksaan yang lebih lanjut akhirnya saya diberikan rujukan ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, saya mengidap penyakit kista ovarium. Hal ini tentu mebuat saya jadi kehilangan semangat hidup karena tentu akan berpengaruh besar bagi kondisi kesehatan serta pasangan hidup,” ucap Evi, Senin (26/09).

Sebagai istri dari seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Evi secara otomatis menjadi tanggungan Program JKN berdasarkan hak dari sang suami yang dapat menanggung istri serta tiga orang anak yang sah dalam daftar gaji. Ia juga menyadari bahwa biaya pelayanan kesehatan sangatlah besar, tindakan operasi pasti akan memberatkan finansial keluarganya.

“Saat itu penyakit kista ovarium yang saya derita sudah cukup besar. Menurut dokter ahli yang menangani, penyakit ini akan membahayakan kondisi kesehatan sehingga harus dioperasi. Beruntung saya telah terdaftar pada Program JKN jadi biaya operasinya sudah tidak perlu dipikirkan lagi,” ungkapnya.

Evi sangat bersyukur, tindakan operasi pengangkatan kista ovarium telah berjalan dengan lancar. Ditambah lagi seluruh biaya operasinya telah ditanggung oleh Program JKN.

“Kalau tanpa kartu JKN mungkin kami akan kesulitan menaggulangi biaya operasi, kami sadari bahwa tindakan medis seperti ini memerlukan biaya yang tidak sedikit. Selama proses pengobatan tidak ada kesulitan yang kami hadapi. Segala proses administrasi mulai dari pendaftaran pasien, kamar rawat inap, hingga perawatan pasca operasi, semua berjalan lancar tanpa hambatan,” tutur Evi.

Menyadari akan manfaat yang begitu besar, Evi berharap Program JKN ini juga dapat membantu masyarakat lainnya. Terutama bagi mereka yang membutuhkan pengobatan dengan biaya besar namun pada kondisi ekonomi yang terbatas.

“Saya berharap, semoga seluruh masyarakat segera terdaftar pada Program JKN. Dengan begitu, tidak akan ada lagi ketakutan dengan biaya pengobatan dan pastinya akan menciptakan bangsa yang lebih sehat,” tutup Evi.


File :